Wonosari (13/07) – Berdasarkan surat dari Sekretariat Daerah Nomor 060/2887 Perihal Fasilitasi Internalisasi dan Habituasi Budaya Satriya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul mengadakan sosialisasi dan internalisasi budaya Satriya di ruang rapat yang dihadiri oleh 15 pegawai terdiri dari pejabat struktural dan staff.
Acara dipimpin oleh Sekretaris Badan Drs. Yuda Haryanto, dan dibuka oleh Sulastri, S.Sos selaku Kasub bagian Umum. Dalam sambutannya disampaikan bahwa acara sosialisasi ini difasilitasi oleh Bagian Umum Sekretariat Daerah, sosialisasi ini dimaksudkan untuk mengingatkan kembali akan kesadaran budaya kerja pemerintahan yang wajib kita terapkan dilingkungan Pemerintah Daerah. Mengingat budaya pemerintahan SATRIYA (Selaras, Akal budi luhur, Teladan-keteladanan, Rela melayani, Inovatif, Yakin dan percaya diri, Ahli-profesional) merupakan nilai-nilai yang terkandung di dalam filosofi “Hamemayu Hayuning Bawana” yang bermakna sebagai cita-cita luhur untuk menyempurnakan tata nilai kehidupan masyarakat Yogyakarta berdasarkan etika dan nilai budaya daerah yang perlu dilestarikan dan dikembangkan.
Selanjutnya Irma Madyastuti Rahayu, S.STP selaku agen perubahan Badan Kesbangpol menyampaikan, bahwa untuk menerepkan budaya kerja pemerintahan kita sebagai ASN harus intropeksi diri dan mengingat kembali apa motivasi kita dalam bekerja. Dalam melaksanakan tugas sebagai ASN harus ada etika dan kewajiban harus kita patuhi, untuk itu kita harus mencintai pekerjaan dengan cara antusias akan pekerjaan, mencoba melakukan yang terbaik, melihat sesuatu dari sisi positifnya dan memberi penghargaan terhadap diri sendiri. Dengan itu kita dapat menerapkan budaya kerja pemrintahan SATRIYA.